Perpaduan Gaya Desain Interior Vintage Menggunakan Lantai Vinyl

You are currently viewing Perpaduan Gaya Desain Interior Vintage Menggunakan Lantai Vinyl

Melewati era modern, konsep dan tema gaya desain interior vintage semakin banyak diminati. Hal ini berhubungan dengan bagaimana suasana yang terbangun dari konsep tersebut yang diterapkan dalam desain sebuah bangunan, mau pun ruangan.

Untuk menerapkan konsep vintage, tidak hanya memasukan beragam furnitur yang memberi kesan zaman dulu, tetapi banyak aspek lainnya yang mampu menyempurnakan penerapan konsep agar terlihat utuh dan sesuai ekspetasi.

Lalu bagaimana jika kita padukan desain interior vintage dengan menggunakan lantai vinyl? Simak ulasan singkat seputar penerapan konsep interior desain vintage di bawah ini.

Perpaduan Konsep Vintage Menggunakan Lantai Vinyl

Anda berencana merenovasi sebuah bangunan atau ruangan? Atau sedang membangun bangunan yang rencananya akan menggunakan konsep vintage? Ada beberapa hal yang perlu dipahami, di antaranya:

Vintage Tidak Harus Menggunakan Barang Usang

Banyak yang berpikir untuk bangun suasana zaman dulu, penggunaan barang-barang yang pula terkesan memiliki umur tua wajib dilakukan.

Sering sekali sebagian orang malah salah memilih barang-barang yang dirasa mampu mempertegas konsep, seperti barang-barang terlampau zaman dulu dan memberi kesan ‘kotor’ pada ruangan.

Anda harus pahami bahwa konsep atau teman vintage tidak harus menggunakan barang-barang tua yang terlihat usang. Apalagi jika ditata dengan kurang tepat, menumpuk, atau pun asal-asalan.

Pemilihan Warna Tidak Perlu Dipaksakan

Selanjutnya yang harus diperhatikan ialah masalah pemilihan warna. Baik untuk dinding, mau pun untuk furnitur dilengkapi ornamen.

Kesan vintage biasanya mengacu pada pemilihan warna yang tidak terlalu terang, tetapi tidak terlalu pucat.

Kombinasi menabrak warna bisa dicoba, tetapi tidak harus dipaksakan. Terpenting tetap enak dipandang.

Memerhatikan Lebih Rinci Bagian-Perbagian

Suasana khas vintage pun bisa didapatkan dengan memerhatikan bagian-bagian secara lebih rinci. Misalnya dalam pemilihan motif-motif pada hiasan. Contohnya pada vas bunga, guci, hiasan dinding, gelas atau piring, dan banyak lagi.

Umumnya motif yang mendukung tema vintage ialah motif bunga-bunga. Selain itu juga motif yang menggambarkan orang-orang berpakaian klasik zaman dulu bisa dipilih. Seperti pemandangan gadis-gadis Belanda di jalanan tahun 1980.

Bahan dan Warna Lantai Ikut Berperan Penting

Jangan lupa pertimbangkan pemilihan bahan dan warna pada area lantai. Sering sekali pemilik bangunan atau ruangan melupakan area ini.

Mudahnya, lapisi dengan bahan vinyl yang sekilas tampak seperti kayu. Rumah-rumah zaman dulu di Eropa banyak yang menggunakan lantai kayu, terasa lebih klasik.

Saat ini banyak tempat jual lantai vinyl dengan banyak pilihan motif dan beragam warna yang bisa dipilih sesuai deain yang dibutuhkan. Begitu pun dalam pengamplikasiannya yang bisa ruangan-peruangan, sebagian lantai, atau pun untuk pendukung interior.

Viny Plank BTL M-1025 untuk gaya  desain interior vintage
Viny Plank BTL M-1025

Ciri Desain Ruangan Vintage untuk Inspirasi

Agar tampilan desain bangunan dan ruangan berkonesep vintage Anda lebih sempurna, berikut beberapa ciri khas dari desain interior vintage yang bisa dijadikan inspirasi:

1. Warna yang Cenderung Pastel

Ciri khas pertama ialah warna-warna yang cenderung mendekati warna pastel. Namun bukan pastel pucat, tetapi lebih pada warna pastel yang tegas dan memberi kesan terang terhadap ruangan. Contohnya warna deep peach, tosca terang, hijau telur asin (deep), dan banyak lagi.

Pemilihan warna dinding pada ruangan vintage sangat penting. Jika bingung, Anda tetap bisa mengambil warna netral seperti putih gading.

2. Penggunaan Furnitur Retro

Tidak lepas dari penggunaan beragam furnitur retro, untuk mendapatkan tampilan vintage Anda perlu memilih desain furnitur yang memberi kesan zaman dulu, tetapi tetap memberi rasa nyaman.

Misalnya memilih kursi dan meja makan yang terbuat dari kayu keseluruhan, memilih sofa dengan motif bunga, motif karpet yang mendukung, dan banyak lagi.

Penggunaan alat makan dan minum keramik bermotif bunga bisa juga dilakukan. Selain itu penyempurnaan dengan menyediakan lampu meja di bagian samping sofa, rak buku dan meja televisi kayu sederhana, serta model lampu yang memakai ornamen kayu menggantung bisa menjadi pilihan terbaik.

3. Dilengkapi Ornamen Unik

Ciri lainnya adalah adanya ornamen unik yang melengkapi. Seperti lukisan-lukisan yang memberi kesan tua, penggunaan frame photo yang disesuaikan, hingga hiasan-hiasan yang sengaja ditempatkan tanpa fungsi. Contohnya menaruh bangkai radio tahun 1980 di atas rak. Kemudian memakai toples makanan berbahan dasar kaleng.

Bentuk jam dinding pun bisa memilih yang menggunakan huruf romawi dan memiliki model sederhana. Saat ini juga sudah banyak toko-toko khusus yang menjual barang dan furnitur retro.

4. Memanfaatkan Barang-Barang Antik

Ornamen unik ini bisa didapatkan juga dari barang-barang antik. Pasar barang antik di Indonesia sangat banyak karena peminat dan permintaannya yang juga tinggi.

Anda bisa menemukan beragam barang keluaran puluhan hingga ratusan tahun lalu di sana.

Biasanya agar tetap memberi kenyamanan, ornamen atau pun furnitur antik dipilih yang masih dalam keadaan sangat baik.

5. Penggunaan Lantai Vinyl yang Terkesan Hangat

Penggunaan lantai berbahan dasar vinyl ini bisa menjadi ciri tampilan vintage, tetapi juga modern.

Semua tergantung bagaimana mendesain ruangan, menerapkan hal-hal yang sebelumnya telah dijelaskan di atas.

Untuk mendapatkan lantai vinyl, kami menyediakan lantai vinyl berkualitas dengan beragam motif dan warna yang pasti cocok dengan desain Anda.

Pemilihan corak lantai yang tepat sangatlah penting karena tampilan lantai ini akan sangat memengaruhi konsep pada interior ruangan.

Misal ketika Anda telah maksimal menggunakan furnitur retro dan menaruh banyak ornamen pendukung, mengecat bagian dinding dengan warna pastel, tetapi lantainya hanya keramik putih biasa saja, maka suasana vintagenya akan berkurang.

Bukan hanya memaksimalkan suasana vintage, penggunaan lantai vinyl pun akan memberi kesan yang lebih hangat pada sebuah ruangan. Itu pun yang menjadi salah satu tujuan menerapkan konsep bernuansa vintage.

Lantai Vinyl Vintage untuk Desain Interior
Lantai Vinyl Vintage untuk Desain Interior (image: idealhome.co.uk)

Dalam mendesain ruangan berkonsep vintage dibutuhkan totalitas dengan memperhatikan bagian-bagian ruangan seperti desain lantai untuk menyempurnakan suasana yang ingin dibangun.

Rekomendasi Tempat Jual Lantai Vinyl Kualitas Premium

Motif dan warna lantai berbahan vinyl ini sangat beragam. Harganya pun tergantung pada tingkat kualitas yang ditawarkan oleh masing-masing toko.

Biasanya sebagian besar toko atau distributor yang menjual lantai vinyl akan menawarkan jasa pengaplikasiannya juga. Khususnya bagi produk kualitas tinggi.

Kelebihan dari lantai vinyl sendiri di antaranya lebih tahan lama dan mampu bertahan jika berada di suhu udara panas.

Karena umumnya lantai marmer yang banyak digunakan akan mengalami pemuaian ketika berhadapan dengan cuaca panas Indonesia.

Kelebihan lainnya ialah bahan vinyl bebas dari cipratan air dan mudah untuk dibersihkan.

Untuk menggunakan vinyl pada lantai dibutuhkan lem khusus agar bahan tersebut menempel sempurna, tidak mudah bergerak, atau pun berpindah.

Anda bisa memasang lantai vinyl sendiri. Tetapi sangat disarankan menggunakan jasa applikator lantai vinyl profesional agar hasilnya memuaskan.

Temukan berbagai ragam produk lantai vinyl premium di website kami:

  • Tarkett – Lantai Vinyl Premium
  • Polystyl – Vinyl Roll untuk rumah sakit, gym dan sport center
  • BTL – Vinyl Plank

Kami menyediakan produk dan jasa pemasangan lantai vinyl profesional untuk proyek interior Anda.

Hubungi marketing kami untuk informasi lebih lanut.

PT. Fajar Baru Mandiri Jaya – Distributor Lantai Vinyl